Jumat, 16 Mei 2014

makalah berbicara



MAKALAH
DISKUSI KELOMPOK TIDAK RESMI
Di Tujukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
BERBICARA
Dosen Pengampu :
                                                         ASRI BARIQOH, SS,M.Pd.
Di susun oleh kelompok II :
Sri wahyuningsih                              201388201.B259
Najah Umniyati                                201388201.B253
M. Hilmi Azis                                     201388201.B248
Fadoil                                                 201388201.B243
Ach. Riyan Hidayat                          201388201.B236
Mardelan                                           201388201.B264
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
STKIP-PGRI SAMPANG
TAHUN 2013-2014
KATA PENGANTAR
“Bismillaahir Rochmaanir Roochiim”
Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan petunjuk, rahmat, dan berkahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah dengan Berjudul “ Diskusi Kelompok Tidak Resmi” dari Mata Kuliah “Berbicara”.
Selesainya tugas ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil, oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada :
1.      Dosen pengajar mata kuliah.
2.      Teman-teman dan semua pihak yang berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini.
Dengan penuh kesadaran hati, penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun untuk kesempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan. Akhirnya penulis mengharapkan semoga makalah ini bermanfaat bagi almamater, teman-teman, maupun siapa saja yang berkenan membacanya.
“Alhamdulillaahirrobbil Aalamiin”

Sampang, 14 April 2014

Penulis





DAFTAR ISI
Halaman Judul ..........................................................................................         i
Kata Pengantar .........................................................................................        ii
Daftar Isi ....................................................................................................       iii
BAB I : PENDAHULUAN ......................................................................        1
1.1.Latar Belakang Masalah.........................................................................        1
1.2.Rumusan Masalah .................................................................................        1
1.3. Tujuan Masalah ....................................................................................        1
BAB II: PEMBAHASAN .........................................................................         
2.1. Pengertian Diskusi Kelompok Tidak Resmi.........................................         
2.2. Kelompok Tidak Resmi........................................................................         
2.2.1.  Kelompok Studi................................................................................         
2.2.2.  Kelompok Pembentuk Kebijaksanaan  ............................................
2.2.3.  Komite..............................................................................................
BAB III : PENUTUP.................................................................................              
3.1. Kesimpulan ..........................................................................................         
3.2. Saran.....................................................................................................         








BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pada dasarnya setiap manusia memiliki pandangan atau asumsi-asumsi yang berbeda. Tapi tidak menutup kemungkinan ada beberapa orang di antara mereka yang memiliki pandangan atau pendapat yang sama mengenai suatu hal.
Pada suatu kondisi tertentu, misalnya dalam suatu kelompok masyarakat, kadang kala terdapat suatu masalah yang harus dipecahkan dan ditemukan solusinya. Dalam kondisi seperti itu, kemudian dibentuklah suatu rapat atau forum untuk mendiskusikan hal tersebut.
Pada hakikatnya diskusi ini merupakan suatu metode untuk memecahkan permasalahan dengan proses berfikir kelompok. Untuk itu dalam pemecahan masalah ini, orang-orang yang berminat dalam masalah tersebut berkumpul mendiskusikannya dengan harapan agar sampai pada suatu penyelesaian dan penjelasan. Diskusi yang berlangsung seperti inilah yang nantinya disebut sebagai diskusi kelompok.
Pada penyusunan makalah ini, kami akan membahas mengenai topik tersebut.  Sebagai mahasiswa khususnya, hal tersebut hampir setiap pertemuan kita lakukan. Untuk itu pada makalah ini, kami akan paparkan secara lebih jelas mengenai suatu kegiatan yang sangat erat dengan kehidupan kita yaitu “Diskusi Kelompok”.
1.2. Rumusan Masalah
1.      Apakah yang di maksud dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi?
2.      Apa saja yang termasuk dari Kelompok Tidak Resmi?
3.      Apakah manfaat yang diperoleh dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi?
1.3.   Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui pengertian Diskusi Kelompok Tidak Resmi.
2.      Untuk mengetahui apa saja termasuk dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi.
3.      Untuk mengetahui manfaat yang di peroleh dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi.
BAB II
PEMBAHASAN

 2.1. Pengertian dan Tujuan
Pada dasarnya diskusi kelompok merupakan suatu metode untuk memecahkan permasalahan dengan proses berpikir kelompok. Oleh karena itu, diskusi  kelompok  merupakan suatu kegiatan kerjasama atau aktivitas koordinatif yang mengandung langkah-langkah dasar tertentu yang harus dipatuhi oleh semua kelompok. Diskusi kelompok akan berlangsung apabila orang-orang yang berminat dalam suatu masalah khusus berkumpul untuk mendiskusikannya dengan harapan agar sampai kepada suatu penjelasan atau penyelesaian.
Diskusi kelompok berbeda dengan public speaking (berbicara di depan umum). Salah satu ciri yang paling menonjol pada kelompok diskusi adalah forum atau masa tanya jawab, juga dapat berlangsung dalam setiap jenis diskusi atau penampilan.
2.2. Kelompok Tidak Resmi
            Dalam diskusi kelompok tidak resmi di bagi menjadi tiga kelompok, yaitu:
2.2.1.         Kelompok Studi
Kelompok studi ini mungkin merupakan suatu hasil pertumbuhan dari suatu keinginan untuk memperoleh informasi. Di dalam kelas misalnya, suatu kelompok studi dapat membicarakan masalah mengenai sumbangan-sumbangan yang dapat diberikan oleh seseorang dermawan yang khusus (Mulgrave, 1954:38).
Istilah study group sering juga disebut lecture discussion (diskusi kuliah) yang merupakan bentuk diskusi yang paling sering terjadi pada mahasiswa perguruan tinggi. Ini merupakan sesuatu penampilan khusus oleh seseorang yang mempunyai kapasitas, yang diikuti dengan pertanyaan-pertanyaan dan komentar-komentar dari para anggota pendengar. Bentuk diskusi yang serupa ini merupakan bentuk yang paling sering dipergunakan di kota-kota. Ini merupakan yang paling cocok dan serasi bagi situasi-situasi di mana para pendengar menginginkan pengetahuan mengenai suatu pokomk tertentu. (Powers, 1954:38).
2.2.2.       Kelompok Pembentuk Kebijaksanaan
Suatu kelompok pembentuk kebijaksanaan pada sebuah fakultas perguruan tinggi dapat menentukan  apakah karya-karya seorang pengarang yang sedang dipermasalahkan dapat dimasukan ke dalam kurikulum , dan kalau ternyata dapat, di mana sebaiknya tepat ditempatkan. Untuk menentukan suatu kebijaksanaan  dalam hal ini, pendapat para anggota yang biasanya merupakan orang-orang yang ahli ditampung dan disinkronisasikan.
2.2.3.       Komite
Komite dapat menelaah hal-hal yang sering mengganggu atau pokok-pokok yang sering diperdebatkan tanpa publisitas yang kadang-kadang mengikuti kelompok yang lebih besar.
Tugas dari ketua komite adalah membagi secara adil tugas-tugas para anggota; memadukan penemuan-penemuan komite; mengetahui kapan dan bagaimana menunda atau menangguhkan keputusan sehingga komite tidak sempat terbagi-bagi dalam tindakan terlalu cepat.
Singkatnya komite adalah badan panitia yang dibentuk khusus untuk menyelenggarakan suatu usaha atau pekerjaan. (Ensiklopedia Indonesia F-M : 798)













BAB III
PENUTUP
3.1.   Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah dipaparkan maka dapat disimpulkan bahwa diskusi merupakan suatu kegiatan kerjasama atau aktivitas koordinatif yang mengandung langkah-langkah dasar tertentu yang harus dipatuhi oleh semua kelompok dan merupakan suatu metode untuk memecahkan permasalahan dengan proses berpikir kelompok. Diskusi ini juga terdiri dari kelompok yang resmi dan kelompok tidak resmi dan masing-masing ketua dan partisipan memiliki tugas-tugas tertentu.
3.2.   Saran
Diskusi kelompok adalah sutau kegiatan yang sangat familiar dalam kegiataan perkuliahan. Maka dari itu, semoga dengan adanya makalah ini dapat membantu para mahasiswa dalam melakukan diskusi kelompok secara efektif. Kami juga meminta kritik dan saran yang membangun untuk pembuatan makalah kedepannya. Karena makalah ini jauh dari sempurna.









DAFTAR PUSTAKA
Tarigan, H.G. 1981. Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Http://diskusi-kelompok.blogspot.com (20 Maret 2013, 15:30)

1 komentar: