MAKALAH
DISKUSI KELOMPOK TIDAK RESMI
Di Tujukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
BERBICARA
Dosen Pengampu :
ASRI BARIQOH, SS,M.Pd.
Di susun oleh kelompok II :
Sri
wahyuningsih 201388201.B259
Najah
Umniyati 201388201.B253
M.
Hilmi Azis 201388201.B248
Fadoil 201388201.B243
Ach.
Riyan Hidayat 201388201.B236
Mardelan 201388201.B264
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN
GURU REPUBLIK INDONESIA
STKIP-PGRI
SAMPANG
TAHUN
2013-2014
KATA
PENGANTAR
“Bismillaahir
Rochmaanir Roochiim”
Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa karena dengan petunjuk, rahmat, dan berkahnya sehingga penulis
dapat menyelesaikan Makalah dengan Berjudul “ Diskusi Kelompok Tidak Resmi”
dari Mata Kuliah “Berbicara”.
Selesainya tugas ini tidak lepas dari
bantuan berbagai pihak yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil, oleh karena
itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada :
1. Dosen pengajar mata kuliah.
2. Teman-teman dan semua pihak yang
berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini.
Dengan penuh kesadaran hati, penulis menyadari bahwa makalah
ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun
untuk kesempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan. Akhirnya penulis mengharapkan
semoga makalah ini bermanfaat bagi almamater, teman-teman, maupun siapa saja
yang berkenan membacanya.
“Alhamdulillaahirrobbil Aalamiin”
Sampang, 14 April 2014
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Judul .......................................................................................... i
Kata Pengantar ......................................................................................... ii
Daftar Isi .................................................................................................... iii
BAB I : PENDAHULUAN ...................................................................... 1
1.1.Latar Belakang Masalah......................................................................... 1
1.2.Rumusan Masalah ................................................................................. 1
1.3. Tujuan Masalah .................................................................................... 1
BAB II: PEMBAHASAN .........................................................................
2.1.
Pengertian Diskusi Kelompok Tidak Resmi.........................................
2.2.
Kelompok Tidak Resmi........................................................................
2.2.1.
Kelompok Studi................................................................................
2.2.2.
Kelompok Pembentuk Kebijaksanaan ............................................
2.2.3. Komite..............................................................................................
BAB III : PENUTUP.................................................................................
3.1. Kesimpulan
..........................................................................................
3.2. Saran.....................................................................................................
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Pada dasarnya setiap manusia
memiliki pandangan atau asumsi-asumsi yang berbeda. Tapi tidak menutup
kemungkinan ada beberapa orang di antara mereka yang memiliki pandangan atau
pendapat yang sama mengenai suatu hal.
Pada suatu kondisi tertentu, misalnya dalam suatu
kelompok masyarakat, kadang kala terdapat suatu masalah yang harus dipecahkan
dan ditemukan solusinya. Dalam kondisi seperti itu, kemudian dibentuklah suatu
rapat atau forum untuk mendiskusikan hal tersebut.
Pada hakikatnya diskusi ini
merupakan suatu metode untuk memecahkan permasalahan dengan proses berfikir
kelompok. Untuk itu dalam pemecahan masalah ini, orang-orang yang berminat
dalam masalah tersebut berkumpul mendiskusikannya dengan harapan agar sampai
pada suatu penyelesaian dan penjelasan. Diskusi yang berlangsung seperti inilah
yang nantinya disebut sebagai diskusi kelompok.
Pada penyusunan makalah ini, kami
akan membahas mengenai topik tersebut. Sebagai mahasiswa khususnya, hal
tersebut hampir setiap pertemuan kita lakukan. Untuk itu pada makalah ini, kami
akan paparkan secara lebih jelas mengenai suatu kegiatan yang sangat erat
dengan kehidupan kita yaitu “Diskusi Kelompok”.
1.2. Rumusan Masalah
1.
Apakah yang di maksud dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi?
2.
Apa saja yang termasuk dari Kelompok Tidak Resmi?
3.
Apakah manfaat yang diperoleh dari Diskusi Kelompok
Tidak Resmi?
1.3. Tujuan Penulisan
1. Untuk
mengetahui pengertian Diskusi Kelompok Tidak Resmi.
2. Untuk
mengetahui apa saja termasuk dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi.
3. Untuk
mengetahui manfaat yang di peroleh dari Diskusi Kelompok Tidak Resmi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian dan Tujuan
Pada dasarnya diskusi kelompok
merupakan suatu metode untuk memecahkan permasalahan dengan proses berpikir
kelompok. Oleh karena itu, diskusi kelompok merupakan suatu
kegiatan kerjasama atau aktivitas koordinatif yang mengandung langkah-langkah
dasar tertentu yang harus dipatuhi oleh semua kelompok. Diskusi kelompok akan
berlangsung apabila orang-orang yang berminat dalam suatu masalah khusus
berkumpul untuk mendiskusikannya dengan harapan agar sampai kepada suatu
penjelasan atau penyelesaian.
Diskusi kelompok berbeda dengan
public speaking (berbicara di depan umum). Salah satu ciri yang paling menonjol
pada kelompok diskusi adalah forum atau masa tanya jawab, juga dapat
berlangsung dalam setiap jenis diskusi atau penampilan.
2.2. Kelompok
Tidak Resmi
Dalam diskusi kelompok tidak resmi
di bagi menjadi tiga kelompok, yaitu:
2.2.1. Kelompok Studi
Kelompok studi ini mungkin merupakan
suatu hasil pertumbuhan dari suatu keinginan untuk memperoleh informasi. Di
dalam kelas misalnya, suatu kelompok studi dapat membicarakan masalah mengenai
sumbangan-sumbangan yang dapat diberikan oleh seseorang dermawan yang khusus
(Mulgrave, 1954:38).
Istilah study
group sering juga disebut lecture discussion (diskusi kuliah) yang
merupakan bentuk diskusi yang paling sering terjadi pada mahasiswa perguruan
tinggi. Ini merupakan sesuatu penampilan khusus oleh seseorang yang mempunyai
kapasitas, yang diikuti dengan pertanyaan-pertanyaan dan komentar-komentar dari
para anggota pendengar. Bentuk diskusi yang serupa ini merupakan bentuk yang
paling sering dipergunakan di kota-kota. Ini merupakan yang paling cocok dan
serasi bagi situasi-situasi di mana para pendengar menginginkan pengetahuan
mengenai suatu pokomk tertentu. (Powers, 1954:38).
2.2.2.
Kelompok Pembentuk Kebijaksanaan
Suatu kelompok pembentuk
kebijaksanaan pada sebuah fakultas perguruan tinggi dapat menentukan
apakah karya-karya seorang pengarang yang sedang dipermasalahkan dapat
dimasukan ke dalam kurikulum , dan kalau ternyata dapat, di mana sebaiknya
tepat ditempatkan. Untuk menentukan suatu kebijaksanaan dalam hal ini,
pendapat para anggota yang biasanya merupakan orang-orang yang ahli ditampung
dan disinkronisasikan.
2.2.3.
Komite
Komite dapat menelaah hal-hal yang
sering mengganggu atau pokok-pokok yang sering diperdebatkan tanpa publisitas
yang kadang-kadang mengikuti kelompok yang lebih besar.
Tugas dari ketua komite adalah
membagi secara adil tugas-tugas para anggota; memadukan penemuan-penemuan
komite; mengetahui kapan dan bagaimana menunda atau menangguhkan keputusan
sehingga komite tidak sempat terbagi-bagi dalam tindakan terlalu cepat.
Singkatnya komite adalah badan
panitia yang dibentuk khusus untuk menyelenggarakan suatu usaha atau pekerjaan.
(Ensiklopedia Indonesia F-M : 798)
BAB
III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah dipaparkan maka
dapat disimpulkan bahwa diskusi merupakan suatu kegiatan kerjasama atau
aktivitas koordinatif yang mengandung langkah-langkah dasar tertentu yang harus
dipatuhi oleh semua kelompok dan merupakan suatu metode untuk memecahkan
permasalahan dengan proses berpikir kelompok. Diskusi ini juga terdiri dari
kelompok yang resmi dan kelompok tidak resmi dan masing-masing ketua dan
partisipan memiliki tugas-tugas tertentu.
3.2.
Saran
Diskusi kelompok adalah sutau kegiatan yang sangat
familiar dalam kegiataan perkuliahan. Maka dari itu, semoga dengan adanya
makalah ini dapat membantu para mahasiswa dalam melakukan diskusi kelompok
secara efektif. Kami juga meminta kritik dan saran yang membangun untuk
pembuatan makalah kedepannya. Karena makalah ini jauh dari sempurna.
DAFTAR
PUSTAKA
Tarigan,
H.G. 1981. Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung:
Angkasa.
Http://diskusi-kelompok.blogspot.com
(20 Maret 2013, 15:30)